Polisi Bongkar Kasus Penjualan Parfum Burberry Palsu

Polisi Bongkar Kasus Penjualan Parfum Burberry Palsu

Polisi Bongkar Kasus Penjualan Parfum Burberry Palsu

Polisi Bongkar Kasus Penjualan Parfum Burberry Palsu – Pihak kepolisian membongkar masalah produsen serta penjualan minyak wangi palsu bermerek internasional. Yang memiliki usaha berinisial HO dengan kata lain J itu di tangkap oleh petugas Direktorat Reserse Tindak Pidana Kriminil Spesial Polda Metro Jaya Subdit Industri serta Perdagangan serta diamankan di Polda Metro Jaya.

” Yang berkaitan atau aktor ini, dia menghasilkan satu type minyak wangi beragam merk yang di kemasannya di dalamnya itu tidak cocok dengan standard, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (7/2/2018) di lokasi produksi minyak wangi, Mangga Besar, Jakarta.

Polisi Bongkar Kasus Penjualan Parfum Burberry Palsu

Argo menerangkan, penyidik sukses membuka masalah karna berprasangka buruk wangi-wangian bermerek internasional di jual dengan harga lebih murah dari umumnya, yaitu seharga Rp250 ribu hingga Rp759 ribu. Merek-merek minyak wangi itu diantaranya : Chanel, Gucci, Bvlgari, Calvin Klein, DKNY, atau Burberry.

Jadi contoh, minyak wangi yang seumpamanya di jual dengan harga Rp1 juta, dapat di jual dengan harga Rp600 ribu. Modusnya yaitu dengan menyebutkan minyak wangi murah itu yaitu hasil product reject atau kurang prima. ” Jadi tentu customer tertarik, tapi tidak paham dampaknya, ” kata Argo sekali lagi.

Kepala Tubuh Produksi Obat serta Makanan (BPOM) DKI Jakarta Dewi Prawitasari menerangkan, product palsu ini telah dimasukan dalam uji laboratorium. Dari hasil uji, minyak wangi yang di produksi HO dengan 20 orang karyawannya tidak cocok dengan standard. Bila digunakan dengan berkepanjangan, pengguna dapat terserang penyakit kulit.

Polisi Bongkar Kasus Penjualan Parfum Burberry Palsu

” BPOM DKI lakukan pengujian pada kualitas keamanan minyak wangi hingga kita dapat mengemukakan hasil kalau kandungan metanolnya menjangkau 26 % yang sebenarnya tidak bisa lebih dari 5 %, ” terang Dewi

Dewi menjelaskan, metanol sesungguhnya dipakai untuk melarutkan beragam jenis zat beda. Metanol yang tinggi tidak menanggung minyak wangi jadi tahan lama karna karakter metanol cepat menguap. ” Jadi itu karna mereka tidak tahu juga. “

Atas tindakannya, HO dijerat dengan Pasal 197 juncto Pasal 106 ayat (1), Pasal 196 juncto Pasal 98 ayat (2) serta (3), serta Pasal 198 juncto Pasal 108 Undang-undang Nomor 36 th. 2009 mengenai Kesehatan, dan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a serta d UU RI Nomor 8/1999 mengenai Perlindungan Customer. HO diancam penjara 5 s/d 15 th. lamanya.

 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *